Kandungan Gizi Alfalfa Di Dalam Produk Chlorophyll Plus Synergy

Kandungan Gizi Alfalfa Di Dalam Produk Chlorophyll Plus Synergy

Kandungan Gizi Alfalfa Di Dalam Produk Chlorophyll Plus Synergy – Tumbuhan Alfalfa memiliki nama latin Medicago Sativa L merupakan tanaman hutan liar tertua di dunia yang tumbuh di pegunungan Mediterania.

Kandungan Gizi Alfalfa Di Dalam Produk Chlorophyll Plus Synergy

Kandungan Gizi Alfalfa Di Dalam Produk Chlorophyll Plus Synergy

Tumbuhan Alfalfa ini berasal dari Iran yang kemudian di perkenalkan ke Eropa oleh bangsa Persia. Alfalfa dibudidayakan selama lebih dari 2000 tahun.

Pada tumbuhan Alfalfa, baik daun, tangkai, akar dan biji dapat di makan manusia. Akar dari tumbuhan ini menyentuh kedalam bumi untuk mencapai mineral yang tidak dapat di akses oleh tanaman lainnya.

Beberapa abad yang lalu, Orang-orang Arab menggunakan Alfalfa sebagai pakan untuk kuda-kuda mereka dan mereka mengklam bahwa tumbuhan ini dapat membuat hewan-hewan mereka menjadi cepat dan kuat.

Sehingga pada akhirnya mereka mencoba membuat ramuan sendiri untuk diri mereka dan memperoleh manfaat kesehatan.

Tanaman ini mengandung 60 nutrisi sehingga disebut “bapak dari semua tumbuhan”. Tanaman ini juga mengandung 8 asam amino esensial, karbohidrat, protein, serat vitamin, dan sejumlah kecil lemak.

Kandungan kalsium alfalfa sangat tinggi yaitu 14 x lebih dibandingkan bibit gandum, mengandung alkalin yang berfungsi menetralkan keasaman dalam tubuh.

Daunnya memiliki kandungan zat hijau daun 4x lebih tinggi daripada sayuran yang biasa di konsumsi.

Kandungan Gizi Alfalfa Di Dalam Produk Chlorophyll Plus Synergy

Kandungan Gizi Alfalfa Di Dalam Produk Chlorophyll Plus Synergy

Manfaat Tumbuhan Alfalfa

Sejak abad ke-6 tumbuhan ini telah di gunakan oleh bangsa Cina untuk mengobati batu ginjal, saluran pencernaan dan kembung. Awalnya digunakan untuk mengobati penyakit yang berhubungan dengan saluran pencernaan.

Kemudian berkembang untuk pengobatan radang sendi serta membersihkan racun dalam darah atau yang sekarang di kenal dengan detoksifikasi.

Sedangkan dalam pengobatan India (Ayurveda) untuk mengobati sakit pencernaan. Alfalfa juga diyakini sangat membantu meringankan gejala radang sendi.

Bangsa Eropa sendiri menggunakan tumbuhan ini untuk memperlancar buang air kecil. Kandungan Chlorophyll dalam daun Alfalfa digunakan sebagai desinfektan untuk mengobati infeksi luka luar.

Dalam The American Journal of Surgery 1940, Benjamin Cruskin M D merekomendasikan chlorophyll untuk mencegah dan menyembuhkan beragam infeksi dan luka.

Homeopaths dan herbalis menggunakan alfalfa untuk mengobati anemia, kelemahan dalam pemulihan, gangguan feminin yang berkaitan dengan ketidakseimbangan hormon dan keluhan menopause.

Kandungan vitamin yang terkandung dalam Alfalfa adalah Vitamin A, Vitamin B1 (Thiamin), Vitamin B2 (Riboflavin), Vitamin B3 (Niasin), Vitamin B5, Vitamin B6, Vitamin C, Vitamin K, dan asam folat.

Kandungan mineral yang terkandung di dalamnya yaitu, kalsium, besi, magnesium, fosfor, tembaga dan seng.

Kandungan gizi Alfalfa merupakan yang terlengkap di antara semua tumbuhan, hampir semua zat gizi yang bermanfaat bagi kesehatan terkandung di dalamnya.

Klorofil yang terdapat pada tumbuhan ini biasanya di ekstrak dan di jadikan suplemen.

Kandungan Gizi Alfalfa Di Dalam Produk Chlorophyll Plus Synergy

Prof. Dr. Made Astawan-ahli Teknologi Pangan dan Gizi IPB dalam sebuah literatur, mengatakan bahwa alfalfa mengandung komponen-komponen yang bersifat fungsional bagi tubuh, seperti saponin, sterol, flavonoid, kumarin, alkaloid, vitamin, asam amino, gula, protein, mineral, dan serat dalam jumlah yang cukup banyak.

Saponin yang terkandung dalam akar alfalfa ini dapat menghambat peningkatan kolesterol pada darah hewan uji. Juga menurut Made, Vitamin K yang terkandung dalam 100 g alfalfa dapat memenuhi 38% dari total kebutuhan tubuh dalam sehari.

Vitamin K sangat penting untuk pembentukan protein, penggumpalan darah, dan sebagai zat antihemolitik saat pendarahan.

Menurut Dr. Ir. H. Nugroho W. Dipl. WRD, M.Eng., seorang pembudidaya alfalfa “Kalau ada luka tersayat, ditaburi saja dengan serbuk atau cairan (alfalfa) ini, dalam hitungan detik (lukanya) langsung menutup,”

Mendampingi kandungan zat gizi lengkapnya, klorofil alfalfa juga sangat penting. Kandungan klorofil alfalfa yang mencapai empat kali klorofil tanaman lain.

Klorofil tanaman ini memberikan manfaat kesehatan di antaranya membantu mengeluarkan racun tubuh, menyeimbangkan kadar asam- basa dalam tubuh, meningkatkan jumlah sel darah merah, membuat kulit sehat dan awet muda, serta meningkatkan kekebalan tubuh (AGRINA Edisi 75, 15 April 2008).

Alfalfa terbukti bermanfaat sebagai antikanker (AGRINA Edisi 83, 5 Agustus 2008), berbagai penelitian yang dilakukan beberapa ahli kesehatan pun membuktikan bahwa alfalfa berkhasiat mengatasi berbagai macam penyakit.

Dari banyak manfaat Alfalfa yang diungkapkan, di antaranya mencegah radang sendi dan rematik, menurunkan tekanan darah tinggi, menurunkan risiko serangan stroke dan menghambat penurunan fungsi syaraf, mengatasi kelelahan, mengurangi bahaya merokok, serta menghambat penuaan.

Sebetulnya hampir seluruh tumbuhan hijau mengandung vitamin K. Namun, kandungan vitamin K dalam 100 gram alfalfa cukup tinggi, yang dapat memenuhi 38 persen dari total kebutuhan tubuh dalam sehari. Hal ini dapat menjadikan alfalfa sebagi salah satu sumber vitamin K bagi tubuh.

Alfalfa mengandung lebih dari seratus komponen bioaktif yang bermanfaat bagi kesehatan. Salah satu komponen paling dominan adalah saponin glukosida. Komponen saponin pada alfalfa mencapai 2-3 persen.

Penelitian para ahli menunjukkan bahwa saponin dapat membantu menurunkan kadar kolesterol darah.

Saat ini alfalfa banyak tersedia dalam bentuk suplemen. Di Amerika dan Australia, bagian daun yang masih muda biasa dikonsumsi sebagai salah satu bahan salad.

Di Cina, alfalfa biasanya direbus dan digunakan sebagai obat herbal. Selain itu, alfalfa juga sering dibuat jus.

Selain daun, biji tanaman ini juga dapat dikonsumsi, tetapi tidak dianjurkan bagi penderita lupus (systemic lupus erythematosus) karena mengandung asam amino L-canavanine yang diduga dapat mengakibatkan lupus-like syndrome.

Kandungan Gizi Alfalfa Di Dalam Produk Chlorophyll Plus Synergy

Salah Satu Produk Synergy yaitu Chlorophyll Plus menggunakan tumbuhan Alfalfa ini sebagai sumber utama klorofil (zat hijau daun) pada produknya.

Rasa Chlorophyll Plus Synergy ini sangat menyegarkan, rasa segar ini berasal dari peppermint yang dapat di gunakan juga untuk penyegar napas.

Ditambah dengan Barley sebagai sumber vitamin, mineral, antioksidan dan mendukung kolesterol yang sehat bagi tubuh.

Itulah mengapa didalam program turun berat badan di Jakarta selalu di sertakan Chlorophyll Plus di dalam program, tidak hanya baik untuk membersihkan tubuh dari toksin tapi juga mampu mengatasi masalah pencernaan bagi penderita maag.

Sehingga Program Turun Berat Badan Di Jakarta ini aman bagi mereka yang memiliki gangguan pencernaan.

Tumbuhan asli timur tengah ini menyimpan berjuta manfaat kesehatan. Nikmati kesegarannya secara rutin, tubuh sehat imbalannya.

Baca juga artikel lainnya mengenai kesehatan:

Bronkitis, Gejala, Penyebab dan Pencegahan

Untuk informasi lebih lanjut, konsultasi dan pemesanan produk Chlorophyll Plus Synergy bisa menghubungi Ria, di nomor WhatsApp: 0822.1082.5020 atau klik tombol di bawah ini untuk langsung terhubung ke WA saya.

Info dan Pemesanan Produk Synergy

Bronkitis Gejala Penyebab dan Pencegahan

Bronkitis Gejala Penyebab dan Pencegahan

Bronkitis Gejala Penyebab dan Pencegahan -Banyak orang mengira Pneumonia dan Bronkitis merupakan penyakit yang sama yaitu sama-sama menyerang saluran pernapasan, namun sebenarnya kedua penyakit ini memiliki perbedaan.

Pada artikel kali ini Saya akan menjelaskan mengenai Bronkitis, karena untuk Pneumonia sudah di jelaskan pada artikel sebelumnya yaitu Pneumonia, Gejala, Penyebab dan Pencegahan.

Bronkitis merupakan kondisi saluran bronkus (saluran pernapasan) terinfeksi dan mengalami peradangan. Umumnya penyebab Bronkitis adalah virus, infeksi bakteri, terlalu seringnya terpapar asap rokok ataupun polusi.

Bronkitis Gejala Penyebab dan Pencegahan

Untuk penderita Bronkitis akut, biasanya infeksi ini bersifat jangka pendek yang berlangsung selama 7-10 hari, tapi batuk akan terus berlanjut selama beberapa minggu bahkan beberapa bulan.

Untuk bronkitis kronis, biasanya infeksi berlangsung lebih lama dan parah bila di bandingkan dengan bronkitis akut. Biasanya bagi penderita asma, emfisema, bahkan perokok aktif lebih rentan terkena bronkitis kronis ini.

Bronkitis Gejala Penyebab dan Pencegahan

Gejala Bronkitis

Gejala yang sering muncul terkait dengan bronkitis adalah sebagai berikut:

Dada terasa sesak

Batuk yang menghasilkan lendir berwarna bening, putih, kuning, hijau dan bercampur darah

Napas berbunyi

Badan lemas

Bahkan mengalami gejala menyerupai mau Flu (meriang, demam, pilek, hidung tersumbat, sakit tenggorokan).

Pada penderita bronkitis akut, meskipun gejala telah hilang tapi batuk biasanya akan bertahan selama beberapa minggu karena saluran bronkus sedang mengalami penyembuhan.

Sedangkan pada penderita bronkitis kronis, akan mengalami periode seperti bronkitis akut sebelumnya sampai akhirnya bertambah parah.

Untuk membantu mengurangi gejala bronkitis tak jauh beda dengan Pneumonia yaitu dengan perbanyak minum air putih untuk mengencerkan lendir,

Istirahat yang cukup,

Minum obat pereda sakit

Mandi air hangat untuk meredakan produksi lendir

Bila telah mencoba dan tidak ada perubahan, maka segera hubungi dokter.

Bagi Anda yang masih kesulitan membedakan gejala-gejala pneumonia dan bronkitis, harap segera memeriksakan diri ke dokter. Dengan diagnosis yang tepat sangat penting untuk merencanakan pengobatan yang tepat agar penyakit tidak semakin bertambah parah.

Bronkitis Gejala Penyebab dan Pencegahan

Solusi Dari Synergy untuk membantu pemulihan dari penyakit ini adalah dengan mengonsumsi Colostrum, Chlorophyll, dan Noni secara rutin. Sesuaikan dengan kondisi tubuh Anda. Untuk konsultasi lebih lanjut mengenai keluhan penyakit, Anda boleh menghubungi Ria di nomor 0822.1082.5020 untuk kemudian di lanjutkan ke dokter serta nutrisionis Synergy atau Anda boleh langsung klik tombol di bawah ini untuk segera terhubung ke WhatsApp:

Info dan Pemesanan Produk Synergy

 

Artikel lain sebagai bacaan yang di rekomendasikan: Program Smart Detox VS Diet Kalori, Manfaat Dari Program Smart Detox

 

Pneumonia, Gejala, Penyebab dan Pencegahan

Pneumonia, Gejala, Penyebab dan Pencegahan

Pneumonia atau juga dikenal dengan istilah paru-paru basah merupakan infeksi akut pada paru-paru, terutama di alveolus dan jaringan sekitarnya. Penyakit ini juga sering disebut bronkopneumonia, pneumonia lobular, dan pneumonia bilateral.

Pneumonia, Gejala, Penyebab dan Pencegahan

Secara umum, pneumonia dapat ditandai dengan gejala-gejala yang meliputi batuk, demam, dan kesulitan bernapas.

Penyakit ini menjadi masalah di berbagai negara berkembang termasuk di Indonesia. Bahkan merupakan penyebab kematian anak-anak di bawah usia 5 tahun tertinggi di dunia.

Semua orang bisa beresiko terserang penyakit ini, tapi umumnya ditemukan dan bertambah parah pada:

bayi maupun anak-anak di bawah usia 2 tahun

lansia atau diatas usia 65 tahun

Perokok

Orang yang sistem kekebalan tubuhnya rendah seperti penderita diabetes, AIDS, pecandu alkohol

Orang yang sedang menjalani kemoterapi

Pengidap penyakit kronis

Pasien di Rumah Sakit yang menggunakan ventilator

Pneumonia, Gejala, Penyebab dan Pencegahan

Penyebab dan Faktor Resiko:

Anda dapat menderita Pneumonia setelah Anda mengalami infeksi saluran penapasan atas seperti pilek atau influenza. Sebagian besar penyakit ini disebabkan oleh bakteri & Virus (jamur, parasit)

Faktor Resiko: Kerusakan anatomi bawaan, defisit imunologi, polusi, aspirasi (tersedak).

Gejala & Tanda-tandanya menyerupai flu, untuk setiap Pneumonia mungkin memberikan gejala berbeda, pada balita, tanda awal adalah napas yang cepat.

Umumnya penyakit ini menunjukkan gejala seperti berikut ini :

Sesak Nafas

Batuk

Demam

Nyeri Kepala

Gelisah

Nyeri Dada

Nyeri Otot

Menggigil

Jika Anda sudah mengalami gejala-gejala tersebut, segeralah periksakan diri Anda ke Dokter dan cari bantuan medis bila muncul gejala-gejala yang parah, seperti napas terengah-engah, sakit dada atau linglung.

Selain itu, untuk pencegahan dan perawatan bisa dengan cara:

jaga kesehatan ibu dan anak dengan memberikan nutrisi seimbang dan bervariasi

vaksinasi influenza mengingat pneumonia sering terjadi akibat komplikasi dari flu

hindari asap rokok dan bila Anda merokok usahakan untuk berhenti karena merokok dapat merusak paru-paru

biasakan cuci tangan

hindari polusi

menjauh dari orang yang terkena flu

tidur yang cukup

Berikut ini penjelasan langsung dari Dokter Prapti:

Solusi nutrisi dari Synergy adalah bisa dengan menggunakan produk Colostrum, Chlorophyll dan Noni Plus.

Pneumonia, Gejala, Penyebab dan Pencegahan

Untuk aturan pakai lebih lanjut Anda boleh menghubungi Ria di nomor WA: 0822.1082.5020, problem kesehatan Anda akan kami konsultasikan langsung dengan dokter dan nutrisionis Synergy. Rahasia di jamin aman, jadi jangan ragu konsultasikan masalah kesehatan Anda pada kami.

Klik tombol di bawah ini untuk terhubung langsung dengan nomor WhatsApp Ria:

Info dan Pemesanan Produk Synergy

Artikel lain sebagai bacaan yang di rekomendasikan: Program Smart Detox VS Diet Kalori, Manfaat Dari Program Smart Detox

Baca juga artikel kesehatan lainnya: Kandungan Gizi Alfalfa di Dalam Produk Chlorophyll Plus Synergy

error: Content is protected !!